Guardiola Menghancurkan Formasi 4-4-2 Monaco

Menghancurkan Formasi 4-4-2 Monaco

Pelatih Manchester City, Josep Guardiola sebelumnya telah mempunyai rencana untuk menghancurkan formasi 4-4-2 Monaco. Hal itu diterapkan pada pertandingan Liga Champion kemarin.

Man City mencetak tiga angka dalam 11 menit pada babak terakhir dan memenangkan babak 16 besar pada leg pertama dengan skor 5-3 di Stadium Etihad, Selasa 21 Feb 2017.

Gelandang Monaco, Fabinho bermain dengan sangat baik , ia dapat memberikan dua umpan cantik atas gol Falcao dan Kylian Mbappe pada menit-menit akhir babak pertama.

Tapi Fabinho juga merasa Strategi Guardiola sukses mengancam Monaco. Tim tamu ini harus lebih berupaya keras sampai akhir pertandingan walaupun itu akan menguras tenaga.

“Mereka membuat skema yang dapat menghancurkan formasi 4-4-2 kami,”sebut pemain 23 tahun ini kepada wartawan.

“Untuk menghadang serangan Man city, kami dipaksa terus berlari dan itu jelas mempersulit fisik kami,”

“Saya sendiri mengalami kesulitan pada 10 menit terakhir, tapi tidak apa-apa jika kami kalah. Mungkin karena kami kurang berpengalaman,” ungkap Fabinho.

“Ketika kami kebobolan gol ketiga, mereka lantas menyamakan kedudukan 3-3. Hingga akhirnya kami kalah 5-3 dan bahkan bisa kalah 6-3. kami tidak berpikir bahwa pertandingan dapat diulang, Maka dari itu kita harus belajar dari permainan ini.”sambung gelandang Monaco ini.

Fabinho tidak kehilangan harapan terhadap Monaco, ia yakin tim nya dapat membalasnya pada leg kedua bulan depan nanti.

“Monaco masih dapat lolos,”katanya. ”Itu adalah pertandingan yang seimbang, kita hanya banyak kebobolan dan itu terjadi karena kesalahan kita.”

“Pada laga dikandang Monaco nanti, itu akan membuat permainan berbeda. Kami akan bermain di depan para sponsor kami dan saya berharap bahwa kami akan membalas kesalahan kami disini.”

“Man City dapat Menghancurkan Formasi 4-4-2 Monaco, namun pada leg kedua nanti kami akan merubah strategi dan belajar dari pengalaman.”

“Kylian telah membawa kita unggul di babak pertama. Dia bahkan mampu mencetak gol kedua dengan aksi individunya. Dia harus terbiasa bermain pada pertandingan besar seperti ini,”tambah Fabinho.

“Sedangkan Falcao adalah pemain yang sangat penting bagi tim. Dia mencetak dua gol dan akan mencetak lebih banyak lagi ke gawang Wilfredo Caballero nanti. Di sisi lain memang kiper Man City ini mempunyai refleks yang luar biasa , ia mampu menyelamatkan bola melalui kakinya pada akhir pertandingan kemarin.”tutupnya.